Coraline Jones (Dakota Fanning) memang adalah tipe bocah kecil yang punya rasa ingin tahu sangat besar. Ia tak menyadari bahwa suatu saat nanti rasa ingin tahu itu bisa membuatnya terlibat masalah besar. Dan itu benar terjadi ketika keluarga Coraline pindah ke Oregon.
Kepindahan ini membuat Coraline merasa terasing. Ibu dan ayahnya seolah sibuk dengan aktivitas baru mereka dan tak lagi terlalu perduli dengan Coraline. Bosan, Coraline kemudian mencoba bersosialisasi dengan para tetangganya. Sayangnya ini pun tak berhasil membuat Coraline merasa senang. Coraline yakin bahwa hidupnya tak akan lagi menyenangkan seperti saat ia masih tinggal di Michigan dulu.
Namun itu semua segera berubah ketika Coraline menemukan sebuah pintu rahasia yang ternyata menuju sebuah dunia paralel. Di dunia ini, semuanya terlihat sama dengan dunia Coraline, hanya saja semuanya terlihat jauh lebih menyenangkan. Semua orang terlihat sangat perhatian dan ramah kepada Coraline dan membuatnya betah. Bahkan kedua orang tua Coraline pun terlihat lebih fun.
Tapi semua itu ada harganya. Mereka yang tinggal di 'dunia lain' ini tak menghendaki Coraline kembali ke dunia asalnya dan kini Coraline harus berusaha sendiri untuk membebaskan diri dari dunia paralel ini.
Read More
Sabtu, 20 Maret 2010
Coraline (2009)
The Secret of Kells (2009)
Brendan (Evan McGuire) mungkin baru berusia dua belas tahun namun bocah yang satu ini punya minat yang tergolong unik untuk anak seusianya. Brendan gemar menulis dan ternyata minatnya yang satu ini pula yang nantinya akan menyelamatkan masa depan kaumnya.
Abbot Cellach (Brendan Gleeson), paman Brendan, sebenarnya adalah seorang penulis juga namun karena munculnya ancaman serangan bangsa Viking, Abbot lantas meninggalkan minatnya ini dan mendedikasikan hidupnya untuk membangun sebuah tembok yang akan melindungi kaum mereka dari serangan bangsa Viking. Abbot berharap Brendan bisa membantunya menuntaskan pembangunan tembok ini sebelum serangan bangsa Viking benar-benar terjadi.
Sayangnya, keinginan Abbot ini tak disambut oleh Brendan yang ternyata lebih tertarik pada seni menulis. Tak tanggung-tanggung, Brendan berniat untuk menuntaskan penulisan Book of Kells (manuskrip Latin yang berisi empat Gospel dari Perjanjian Baru) namun pekerjaan ini jelas bukanlah pekerjaan mudah karena cobaan akan selalu berdatangan dan tak semua orang bisa menuntaskan pekerjaan sakral ini.
Read More
Astro Boy (2009)
Berlatar masa depan kota Metro, Astro Boy adalah robot muda dengan kekuatan luar biasa ciptaan ilmuwan brilian. Berkekuatan energy ‘biru’, Astro Boy memiliki kekuatan, penglihatan x-ray, kecepatan luar biasa dan kemampuan untuk terbang. Berusaha untuk diterima, Astro Boy mempelajari kegembiraan dan emosi manusia, berusaha mencapai tujuannya. Menyadari bahwa keluarga dan teman-temannya dalam bahaya, Astro Boy menyusun kekuatan dan kembali ke kota Metro untuk menyelamatkan semua yang ia sayangi serta mengetahui arti menjadi pahlawan.
Read More
9 (2009)
![]()
Satu film animasi lagi hadir mencoba menjadi tontonan wajib. Judul film tersebut singkat saja, 9, yang menceritakan sebuah perjuangan boneka kain melawan mesin. Kedudukan manusia sebagai penghuni bumi telah punah dan diambil alih oleh mesin yang menjadi penguasa dunia. Para mesin itu mencari para boneka kain untuk dimusnahkan. Saat boneka kain yang bernama 9 itu sedang mencari persembunyian, ia bertemu dengan kelompok boneka kain lainnya yang dipimpin oleh 1. Merasa bernasib sama, akhirnya 9 memutuskan untuk memimpin kelompok boneka yang terdiri dari 2 si veteran perang, 3 si penemu, 4 si boneka kembar, si insinyur 5, si seniman 6, dan 7 si pejuang hebat. Dibawah pimpinan 9, mereka berjuang untuk melawan para mesin penghancur tersebut.
Film ini sebenarnya sebuah film pendek berdurasi 11 menit yang dibuat oleh Shane Acker untuk tugas akhirnya ketika kuliah di UCLA. Ternyata produser ternama yang terkenal lewat film-film dongeng, Tim Burton tertarik dengan film tersebut untuk mengubahnya menjadi film panjang, lantaran juga karena film pendek tersebut sempat menjadi nominasi Best Animated Short Oscar pada 2005.
Tidak tanggung-tanggung untuk pengisian suara dalam pada masing-masing karakter ditampilkan para aktor dunia. Sebut saja seperti 9 yang diisi oleh Elijah Wood, 1 oleh Christopher Plummer, 2 oleh Martin Landau, 5 oleh John C. Reilly, 6 oleh Crispin Glover, 7 oleh Jennifer Connelly, dan 8 oleh Fred Tatasciore.
Elijah Wood sebagai pemimpin dalam cerita tersebut pun menjadikan film yang didistribusikan oleh Focus Features ini sebagai film yang menyenangkan. Pasalnya dirinya tidak perlu melakukan berbagai adegan yang melelahkan seperti film-film yang pernah ia mainkan. Ia cukup duduk manis dengan sebuah mic didepannya sambil membaca naskah. Menurutnya karakter yang ia perankan mempunyai kesamaan dengan karakternya di film Lord of The Rings. Keduanya sama-sama sebuah karakter lugu yang tiba-tiba harus menerima tanggung jawab.
Ada yang unik dalam perilisan film berdurasi 79 menit ini. Tepatnya ditanggal 9-9-2009, sebuah tanggal yang unik film ini dirilis di USA. Dan sebagai film yang meraup US$ 23 juta hingga pekan kedua pemutarannya, film ini patut Anda nantikan kehadirannya di bioskop Indonesia.
Read More
The Smurfs (2011)

Pasti kamu tau dong kartun klasik tahun 80-an yang khas dengan warna biru dan tinggal di Smurf Village? Yup yuupp..kamu boleh girang karena akhirnya kita bisa kembali menikmati our little friend di layar bioskop! The Smurf Movie yang diproduseri Kerner Entertainment dan didistribusikan oleh Columbia Pictures dan Sony Pictures Animation rencananya akan tayang di bioskop mulai 29 Juli 2011.
Fyi, kemunculan The Smurfs Movie ini udah mengalami kemunduran jadwal sebanyak 3 kali lho! Awalnya, akan release 28 November 2008 bertepatan dengan 50th anniversary of the Smurfs. Kemudian mundur ke tanggal 17 Desember 2010, dan akhirnya-mundur-lagi, dan final release di USA tanggal 29 Juli 2011. Hmm.. walaupun Smurf kartun jaman dulu, tapi tetap memakai teknologi canggih lho. Selain versi 2D (standard), The Smurfs Movie bakal ada dalam versi 3D (glasses) nya juga.
Disutradarai Raja Gosnell, The Smurfs Movie BUKAN sekuel dari film-film Smurfs sebelumnya; Les Aventures des Schtroumpfs dan The Smurfs and the Magic Flute. The Smurfs Movie will be starting from another storyline. Mau tau ceritanya tentang apa? “Sophie and her brother Sam discover that the doll their father brought home from Belgium is actually a living and breathing smurf. It's not just any smurf, Its Clumsy Smurf!”.
Seruuu..! Nggak cuma ceritanya aja yang bakalan seru, pengisi suaranya pun seru-seru. Katy Perry dikabarkan mengisi suara sebagai Smurfette, Alan Cumming sebagai Gutsy Smurf, dan George Lopez mengisi suara Grouchy Smurf. And heeey, don’t forget to say hello to Papa Smurf too.. ^^
Read More
The Princess and the Frog (2009)

The Princess and The Frog - Kisah tentang seorang putri mencium seekor katak, yang berubah menjadi seorang pangeran, memang sudah biasa. Tapi di film The Princess and The Frog, sang putri justru ikut berubah menjadi seekor katak.
Tiana (Anika Noni Rose) adalah seorang gadis berkulit hitam yang pekerja keras. Sejak kecil dirinya tumbuh bersama Charlotte (Jinnefer Cody), seorang anak kaya raya yang kerap mendapatkan seluruh keinginannya dari sang ayah.
Dongeng tentang putri mencium katak pun menjadi salah satu penghias hidup mereka.
Tapi, Tiana berasal dari keluarga tak mampu. Hanya cinta dari sang ayah dan ibu, serta impian untuk membuka restoran sendiri, membuat Tiana tak patah arang.
Untuk mewujudkan cita-citanya, Tiana mengumpulkan uang dengan bekerja ganda sebagai pelayan.
Suatu ketika, Pangeran Naveen (Bruno Campos) berkunjung ke New Orleans. Meski berstatus pangeran, tapi Naveen pemalas dan hanya tahu bersenang-senang lewat musik.
Alhasil, orangtuanya memutuskan untuk menghentikan semua tunjangan hidupnya.
Kini, hanya ada dua pilihan yang dihadapi. Menikah dengan seorang wanita kaya raya atau bekerja.
Di New Orleans, Naveen bertemu pria jahat bernama Dr.Facilier (Keith David). Tipu muslihat mengubah Pangeran Naveen menjadi seekor katak, sementara dengan darah sang pangeran, pelayan Naveen, James (Terrence Howard), justru berubah menjadi Pangeran.
Tujuan Facilier cuma satu, yakni menipu Charlotte serta ayahnya 'Big Daddy' La Bouff (John Goodman) yang sangat kaya raya.
Saat pesta kostum, si katak alias Pangeran Naveen mengira bahwa Tiana adalah seorang putri sejati.
Naveen percaya, jika ia dicium oleh seorang putri, maka ia akan kembali menjadi manusia. Karena itu, ia membujuk Tiana untuk menciumnya.
Tapi ada daya, bukan Naveen menjelma menjadi manusia, ciuman itu malah membuat Tiana ikut-ikutan berubah menjadi seekor katak. Mau tak mau keduanya berusaha mencari cara untuk kembali menjadi manusia.
Uniknya, saat berwujud katak, keduanya menjalin persahabatan dengan Ray si kunang-kunang, serta seekor buaya yang gila Jazz, Louis (Michael-Leon Wooley).
Sederet pengalaman dialami Naveen. Kini ia harus memilih, mendapatkan ciuman dari Charlotte sang putri untuk kembali ke wujud semula atau tetap menjadi katak bersama Tiana.
Jawabnya, tentu saja harus Anda saksikan di bioskop-bioskop kesayangan mulai 6 Januari 2010 nanti. Yang pasti, film ini cukup menghibur baik anak-anak maupun orangtua. Pesan moral yang hendak disampaikan juga cukup mengena.
Read More
Planet 51 (2009)
Planet 51 adalah sebuah planet yang keadaannya mirip dengan bumi di tahun 50-an. Yang membedakan adalah bahwa penghuni planet ini berwarna hijau dan memiliki antena di atas kepala mereka. Penghuni planet ini hidup wajar layaknya manusia di bumi, kecuali kenyataan bahwa mereka sangat paranoid tentang masalah makhluk dari planet lain.
Suatu ketika, Kapten Charles Baker (Dwayne Johnson), seorang astronot dari bumi, terpaksa mendaratkan pesawat ruang angkasanya di planet 51 ini. Kedatangannya jelas memicu panik para penghuni planet ini yang mengira Kapten Charles adalah bagian pasukan dari planet asing yang akan menyerbu planet 51.
Suasana yang tak menguntungkan ini memaksa Kapten Charles untuk berusaha meninggalkan planet unik ini sebelum ia berakhir sebagai bagian dari museum yang berisi para pendatang dari planet lain. Hanya dengan bantuan Rover, robot yang dibawanya dari bumi, dan Lem (Justin Long), penghuni planet 51 yang bersahabat, Kapten Charles berusaha melarikan diri sebelum ia berakhir seperti para pendatang sebelumnya.
Walaupun mungkin PLANET 51 ini sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan film DISTRICT 9 namun ada kesamaan yang mencolok di antara kedua film bertema fiksi ilmiah ini. Keduanya sama-sama berusaha membalikkan pakem yang ada dalam film fiksi ilmiah selama ini. Bila dalam DISTRICT 9 digambarkan kalau alien yang datang ke bumi justru adalah pengungsi yang mencari perlindungan, dalam PLANET 51 ini digambarkan manusia sebagai pendatang asing di planet lain.
Ide ini cukup menarik lantaran kebanyakan dari kita sudah terlalu sering dijejali dengan cerita soal datangnya makhluk asing dari planet lain yang datang untuk menguasai bumi. Bahkan dalam penuangannya pun tiga sutradara, Jorge Blanco, Javier Adad, Marcos Martinez mengambil pendekatan parodi dari kondisi Amerika di tahun 1950-an. Saat itu kebanyakan warga Amerika memang sedang dilanda paranoid akan datangnya alien dari planet lain dan itulah yang ditampilkan dalam film animasi produksi Spanyol ini.
Para konseptor sekaligus animator film ini juga cukup jeli dalam menggabungkan arsitektur rumah ala Amerika di tahun 1950-an dengan sentuhan teknologi modern yang membuatnya jadi menarik. Sayangnya sisi menarik dari PLANET 51 ini harus berakhir di sini. Selebihnya memang tak banyak yang bisa membuat lidah berdecak kagum.
Para pengisi suara sepertinya tak punya cukup ruang untuk mengeksplorasi kekuatan mereka karena naskah yang memang terlalu sempit. Karakter Charles Baker yang diperankan oleh Dwayne Johnson yang seharusnya jadi tokoh utama juga terasa kurang menonjol di antara karakter yang lain sementara Jessica Biel dan Gary Oldman sepertinya juga tak bisa berbuat banyak. Satu-satunya karakter yang paling menarik dalam PLANET 51 ini justru adalah Rover yang disuarakan oleh Justin Long.
Read More



